Tanggal 27 Juli 2017, tepat seminggu setelah ‘teman masa kecilku’ pergi untuk selamanya. [Baca postingan sebelumnya “Selamat Jalan, Teman Masa Kecilku :’(”] It still hurts, somehow. I am a kind of person who tend to define anything. Aku ingin semuanya bisa dimengerti: Kenapa dia pergi, apa yang sebenarnya memicu dia untuk pergi, apakah ini hanya hoax murahan (yang kuharap demikian). Satu minggu terakhir...
Terbangun di pagi hari, menemukan berita yang baru saja viral di dunia maya: ‘teman masa kecilku’ pergi ke tempat yang sangat jauh. “Oh yeah, setiap orang pada akhirnya akan berpulang,” pikirku dengan naif, ketika pertama kali mengetahuinya. Tapi pikiranku mengajakku mundur, secepat mobil balap di sirkuit, membawaku kembali ke momen ketika aku dan ‘teman masa kecilku’ berada di 'puncak kejayaan’. Saat itu aku...