Seperti yang pernah aku bahas dalam tulisan bertajuk PRIVILEGE X BURDEN: cerita-cerita orang sering membuatku tertinggal dengan perasaan tak enak. Jelas dia membutuhkan bantuan, apakah aku tadi mengucapkan kata-kata yang meringankan bebannya?Aku tadi hanya mendengar dan tidak memberikan solusi, apakah dia bisa melewati hari-hari berikutnya dengan lebih baik?Yenny, oh kamu bodoh sekali Nak. Kamu harusnya berusaha lebih keras menyelesaikan masalah kawanmu itu. Karena kamu...
Filosofi hamil yang pertama kali kudengar--anehnya--datang dari orang yang belum punya keturunan, belum pernah mengandung, dan... adalah seorang pria! Ini semua diawali dari project di tempatku bekerja sekian tahun lalu. Tidak berlebihan menyebutnya mega-project, sebab tim yang dilibatkan puluhan orang jumlahnya. Bintang tamunya juga bukan public figure sembarangan--salah seorangnya merupakan pesohor yang pernah masuk penjara dan, bahkan jika ia tak pernah masuk penjara pun,...
Mengejutkan. Baru kali ini aku membaca 2 buku berturut-turut dalam satu pekan dengan omong kosong di dalamnya. Ini menurut pendapatku ya. Buku pertama adalah novel "The Zahir" dari Paulo Coelho, yang telah lebih dulu kuhina di Twitter beberapa waktu lalu. Novel ini awalnya membuat penasaran: tentang seorang penulis Prancis yang ditinggalkan istrinya tanpa notifikasi. Profesi istri sebagai jurnalis perang memang mengharuskan dia berkelana...
Jika dengan marah kita bisa menyelesaikan masalah, ya marahlah. Jika dengan menghujat maka tujuanmu tercapai, ya hujatlah. Tapi jika itu malah memperburuk keadaan dan menghambat cita-citamu, ngapain dilakukan? Ngabisin energi dan bikin keriput aja. Menyalurkan ego: memang dipersilahkan, tapi tidak wajib. Tidak ada urgensi untuk melakukan hal tersebut. Terlebih jika peranmu berdampak luas pada hajat hidup orang banyak. Kurasa tidak perlu kamu unjuk gengsi...